Minggu, 21 November 2010

Jumat, 12 November 2010

SYAIR SUFISME"nafsu"

Engkau ciptakan Firaun, Haman dan Qarun Mereka adalah sebesar-besar penderhaka terhadap-Mu Namun Engkau kurniakan dunia seluruhnya kepada mereka Itulah tandanya Dunia ini tidak melebihi sebelah sayap nyamuk pada sisi-Mu Tapi nafsu kami masih juga terliur Melihat keagungan Firaun, kepintaran Haman dan kekayaan Qarun Nafsu kami masih inginkan Sayap nyamuk yang sebelah itu. Nafsu sangat sabar menyembunyikan laparnya Sesekali ia menghantar isyarat Jika Engkau menjawab ia akan bangun Di kala itu Engkau akan tertawan. Nafsu umpama sebuah kenderaan Enjinnya ialah tamak Rodanya ialah dengki dan khianat Seteringnya ialah tipudaya Bila kenderaan ini berjalan Ia meninggalkan asap kotor di belakang Tetapi si pemandu asyik memandang ke hadapan Tidak pernah melihat pencemaran yang ditinggalkan. Nafsu adalah sebahagian daripada dirimu Ia boleh diam dan tidur tetapi tidak berputus asa Perlulah engkau sentiasa berwaspada.

SYAIR SUFISME"penyerahan"

Engkau berdiri dengan sendiri Engkau mutlak tiada yang lain mampu mempengaruhi-Mu. Engkau Maha Perkasa Engkau kembangkan payung keperkasaan-Mu melindungi yang lemah dan tidak berdaya

akulah yang lemah dan tidak berdaya itu di bawah paying keperkasaan-Mu daku bernaung Engkau sekali-kali tidak akan menolak para hamba yang menyerah diri kepada-Mu. Alangkah mudahnya bila segala sesuatu diserahkan kepada-Mu dan yakin Engkau menerimanya Engkau tidak pernah letih atau lalai tidak mengantuk tidak tidur tidak bosan menguruskan hal hamba- hamba-Mu. Wahai Pelindung diriku penyerahan adalah kelapangan penyerahan adalah kedamaian penyerahan adalah Kesejahteraan. Wahai Pelindung diriku penuhilah hatiku dengan yakin agar sekaliannya kembali kepada-Mu tanpa sebarang sisa pada diriku. Engkau gemar mendengar tutur-kata hamba-hamba-Mu Engkau tidak jemu mendengar daku membebel tiap ucapanku Engkau jawab dengan kelembutan-Mu wahai al-Latiff kami para hamba sangat Engkau manjai dengan kemaha-lembutan-Mu.

SYAIR SYUFI"penglihatan"

Daku menyaksikan Engkau jualah yang berbuat segala-galanya Engkau hadir dalam terang dan menyamar Sering daku terpedaya oleh penyamaran-Mu.
Daku panjatkan doa Angkatkan tabir hijab Agar daku sentiasa melihat-Mu Tatkala Engkau hadir dalam nyata atau menyamar Tetapkan penglihatanku kepada-Mu Ambillah pandangan majazi ini Kurniakan daku Cahaya Mu sebagai penglihatan Agar tidak ada yang daku pandang Melainkan Engkau jua yang kelihatan.

Kamis, 11 November 2010

SYAIR SUFI"ujian"

UJIAN



Ada yang mengatakan ujian adalah kesusahan

pada tubuh badan kesusahan pada jiwa

apa untungnya Allah menyusahkan jasad dan jiwa

bukankah ia tidak menambahkan keagungan dan kemuliaan-Nya

apalagi Dia Maha Mengasihani Maha Sopan-santun



Pandanglah ujian dengan hatimu

ujian adalah perbuatan Tuhanmu

bukan untuk menghancurkan

tetapi untuk meneguhkanmu

bila kamu memperolehi keteguhan baru

kamu menjadi pilihan bila sudah lulus dan dipilih

Dia bangga memperkenalkan kamu kepada makhluk-Nya

keteguhan kamu melintasi ujian

menjadi dalil pilihan-Nya

adalah tepat inilah keadilan-Nya.....



Ujian ditujukan kepada rohani

bukan kepada jasad atau jiwa

Tujuannya untuk mengukur tauhid

bukan sekedar untuk kesabaran.



Apakah nilai sabar tanpa tauhid

bukankah sabar juga bersama si kafir.

Ujian yang diterima dengan iman

Akan meneguhkan tauhid

menambahkan kekuatan pandangan hati

tidak berkelip memandang kepada Tuhan

sehingga kepedihan ujian menjadi kemanisan.

Ujian adalah pentas sandiwara

mempamerkan kebijaksanaan Tuan Pengarah

bila engkau diberi watak menderita

hingga berjaya membuat penonton menangis

ketahuilah engkau adalah pelaku penting

diasuh untuk menjadi bintang

bakal menerima ganjaran lumayan.



Apabila engkau menjadi pelakunya

apa bedanya watak gembira

dengan watak duka

CERITA di tangan Tuan Pengarah...