Selasa, 21 Agustus 2012

kumpulan puisi permohonan maaf





Ambillah waktu untuk BERFIKIR, itu adalah sumber kekuatan.

Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi.

Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.

Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.

Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.

Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.

Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.

Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti.

Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.

Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.




Sungguh benar bahwa kita tidak tahu

apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya,

tetapi sungguh benar pula

bahwa kita tidak tahu

apa yang belum pernah kita miliki

sampai kita mendapatkannya.



Kebanggan merupakan dasar yang kuat dari sikap kita yang tidak mau memaafkan, karena kebanggan bisa mencegah kita untuk memaafkan. Kebanggaan yang berlebihan seringkali merupakan karakteristik dari seseorang yang angkuh. Yaitu orang yang meyakini bahwa, “Saya jauh lebih unggul dari orang yang telah menyakiti saya. Saya tidak membutuhkannya. jadi, saya tidak perlu memaafkannya.



Ketika rasa bersalah membelenggu kita,

maka bicarakanlah dan biarkan ia pergi.

Masa lalu telah berakhir.

Inilah saat untuk bertanya

apakah yang kita lakukan itu benar,

bukan apakah yang kita lakukan itu salah.

Maafkan diri kita sendiri dan teruslah maju.

Milikilah keberanian untuk meminta pertolongan.



Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.

Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.



Ku tak Pernah menuruti kemauanMu,

Ku selalu menjalani LaranganMu,

Ku tak peduli akan SiksaMU,

Ku telah Lupa Karena KAMU lah yang memberikan kehidupan,

ku tersadar kalau aku ini hanya makhluk yang tak berdaya,

berbuat seakan penguasa alam,

ku sudah merasakan takut padaMu,

ku sudah mulai takut karena SiksaMU,

ku ingin kembali Ke jalanMu,

an memperbaiki Kesalahan Yang dulu PadaMU

Ya robbi.



Pemberian maaf yang tulus tidak menuntut seorang untuk meminta maaf atau berjanji untuk berubah. jangan khawatir apa mereka akhirnya mengerti anda atau tidak. Cintailah mereka dan bebaskan mereka. Hidup akan memberikan cahaya kebenaran kepada semua orang dengan cara dan waktunya sendiri–seperti yang terjadi kepada anda dan aku sendiri.



Aku bisa memaafkan,

tetapi tidak bisa melupakan,

merupakan satu-satunya cara untuk mengatakan,

Aku tidak mau memaafkan.

Memaafkan seperti sebuah kertas

dengan dua muka–yang kemudian dibakar,

sehingga ia tidak bisa

jika hanya menampilkan satu sisi saja.



Memaafkan bukan berarti menghapus masa lalu yang terasa pahit. Sebuah kenangan yang sehat bukanlah kenangan yang dihapus. tetapi, memaafkan apa yang tidak bisa kita lupakan mampu menciptakan sebuah jalan baru untuk mengingat. Kita mengubah kenangan masa lalu menjadi sebuah harapan di masa depan.



Pengampunan adalah kunci yang dapat membuka pintu kekesalan

dan borgol kebencian.

Ia merupakan kekuatan yang bisa memutuskan rantai belenggu

kepahitan dan mementingkan diri sendiri.



Memberikan maaf merupakan sebuah keputusan dan perubahan nyata di dalam pengalaman emosi. Perubahan dalam emosi sangat berhubungan dengan mental yang lebih baik dan kesehatan fisik.



Setelah memandang masa lalu,

setelah meminta maaf,

dan setelah melakukan perubahan,

mari kita tutup rapat-rapat masa lalu –

bukan untuk melupakannya

tetapi agar ia tidak membelenggu kita.



Kemampuan untuk memaafkan dan mencintai merupakan senjata Tuhan yang telah diberikan kepada kita agar bisa hidup sepenuhnya, dengan penuh keberanian, dan penuh arti di dunia yang fana ini.
U42PRGSSA9SB

Rabu, 01 Agustus 2012

kumpulan kata kata bijak dunia

kumpulan kata kata bijak terbaru











Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat

pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan



Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang,menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.(mario teguh)



Kalau manusia berangsur menjadi tua, umumnya ia cendrung menetang perubahan, terutama perubahan ke arah perbaikan. (John Steinbeck)



Kebahagian dari setiap negara lebih bergantung pada watak penduduknya daripada bentuk pemerintahannya. (Thomas Chandler Haliburton 1796-1865)



Semua yang riil bersifat rasional dan semua yang rasional bersifat riil. (Hegel



Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu. (Petrus Claver)



Lebih baik bertempur dan kalah daripada tidak pernah bertempur sama sekali. (Arthur Hugh Clough)



Hidup adalah lelucon yang baru saja dimulai. (W.S. Gilbert)



Orang yang bisa menggunakan dan menyimpan uang adalah orang yang paling bahagia, karena ia memiliki kedua kesenangan. (Samuel Johnson)



Kebijaksanaan tidak pernah berbohong. (Homer)



Tuhan sering mengunjungi kita, tetapi kebanyakan kita sedang tidak ada di rumah. (Joseph Roux)



Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tetapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu

dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya. (Kenneth A. Wells)






Dari semua hal, pengetahuan adalah yang paling baik, karena tidak kena tanggung jawab maupun tidak dapat dicuri, karena tidak dapat dibeli, dan tidak dapat dihancurkan. (Hitopadesa)



Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)



Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).



Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)



Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)



Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)



Orang yang mencemarkan udara dengan pabriknya dan anak ghetto yang memecahkan kaca etalase toko menunjukkan hal yang sama. Mereka tidak peduli pada orang lain. (Dhaniel Patrick Moynihan)



Mereka yang bermimpi di siang hari akan lebih menyadari bahaya yang luput dari penglihatan mereka yang mimpi di malam hari. (Edgar Allen Poe)



Mulai adalah kata yang penuh kekuatan. Cara terbaik untuk menyelesaikan sesuatu adalah, “mulai”.Tapi juga mengherankan, pekerjaan apa yang dapat kita selesaikan kalau kita hanya memulainya. (Clifford Warren)



Saya tak hanya menggunakan semua kecerdasan yang dimiliki otak melainkan juga yang dapat saya pinjam. (Woodrow Wilson)



Yang kalah adalah wujud hukuman atas kegagalan. Pemenang adalah penghargaan atas kesuksesannya. (Bob Gilbert)



Bila Anda mengatakan apa yang Anda pikirkan, jangan harap hanya mendengar apa yang Anda sukai. (Malcom S. Forbes)



Kesulitan itu ibarat seorang bayi. Hanya bisa berkembang dengan cara merawatnya. (Douglas Jerrold)



Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)



Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)



Bila Anda ingin bahagia, buatlah tujuan yang bisa mengendalikan pikiran, melepaskan tenaga, serta mengilhami harapan Anda, (Andrew Carnegie).



Kita hanya berfikir ketika kita terbentur pada suatu masalah. (John Dewey)



Kesalahan orang lain terletak pada mata kita, tetapi kesalahan kita sendiri terletak di punggung kita. (Ruchert)



Yang baik bagi orang lain adalah selalu yang betul-betul membahagiakannya. (Aristoteles)





Seorang pria sudah setengah jatuh cinta kepada wanita yang mau mendengarkan omongannya dengan penuh perhatian. (Brenden Francis)



Kebahagian hidup yang sebenarnya adalah hidup dengan rendah hati. (W.M. Thancheray)





Bila orang mulai dengan kepastian, dia akan berakhir dengan keraguan. Jika orang mulai dengan keraguan, dia akan berakhir dengan kepastian. (Francis Bacon)



Cuma sedikit orang yang menginginkan kebebasan, kebanyakan hanya menginginkan seorang tuan yang adil. (Gaius Sallatus Crispus)



Tak diinginkan, tak dicintai, tidak diperhatikan, dilupakan orang, itu merupakan derita kelaparan yang hebat, kemiskinan yang lebih besar daripada orang yang tak bisa makan. Kita harus saling merasakan hal itu. (Ibu Teresa)



Pengalaman bukan saja yang telah terjadi pada diri Anda. Melainkan apa yang Anda lakukan dengan kejadian yang Anda alami. (Aldous Huxley)



Dunia adalah komedi bagi mereka yan memikirkannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya. (Harace Walpole)



Saya percaya kata managing berarti memegang burung dara di kepalan tangan. Kalau terlalu kencang ia akan mati. Tapi bila terlalu kendur, bisa terlepas. (Tommy Lasorda)



Sejarah manusia merupakan tanah pemakaman dari kebudayaan-kebudayaan yang tinggi, yang rontok karena mereka tidak mampu melakukan reaksi sukarela yang terencana dan rasional untuk menghadapi tantangan. (Erich Fromm)



Kemajuan merupakan kata yang merdu. Tetapi perubahanlah penggeraknya dan perubahan mempunyai banyak musuh. (Robert F. Kennedy)



Kita mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja, untuk kebaikan, bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif, atau penurut. (Maria Montessori)



Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat. (Maria Montessori)



Kemampuan menertibkan keinginan merupakan latar belakang dari watak. (John Locke 1632-1704)



Menyikat lantai dan mencuci pispot sama mulianya seperti menjadi presiden. (Richard M. Nixon)



Jangan pernah membanting pintu, siapa tau kita harus kembali. (Don Herold)



Diplomat ialah orang yang selalu ingat pada ulang tahun seorang wanita tetapi tidak pernah ingat berapa umur wanita itu. (Robert Frost)



Orang yang paling tidak bahagia ialah mereka yang yang paling takut pada perubahan. (Mignon McLaughlin)



Selama hidup saya yang sudah 87 tahun ini, saya telah menyaksikan serentetan revolusi teknologi. Tetapi tidak satu pun diantaranya yang tidak membutuhkan watak yang baik atau kemampuan untuk berfikir. (Bernard M. Baruch)



Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tapi buahnya manis. (Aristoteles)



Pendidikan mengembangkan kemampuan, tetapi tidak menciptakannya. (Voltaire)



Pendidikan yang baik tidak menjamin pembentukan watak yang baik. (Fonttenelle)



Setelah makan, pendidikan merupakan kebutuhan utama rakyat. (Danton)



Kerendahan hati disukai orang-orang terkenal. Namun orang yang bukan apa-apa sulit untuk rendah hati. (Paul Valery)



Emansipasi merupakan seni untuk berdiri di atas kaki sendiri namun dipeluk tangan orang lain. (Alex Winter)



Sebelum menikah saya mempunyai enam teori tentang bagaimana mendidik anak. Kini saya mempunyai enam anak dan tidak mempunyai teori. (John Wilmot, Earl of Rochester 1647-1680)







Dari pesawat terbang yang saya cintai, saya melihat ilmu pengetahuan yang saya puja memusnahkan kebudayaan, padahal saya mengharapkan mereka dimanfaatkan untuk kebudayaan. (Charles A. Lindbergh, Jr.)



Harapan adalah tiang yang menyangga dunia. (Pliny the Elder)



Alat penghemat kerja yang paling populer sampai saat ini masih tetap suami yang berada. (Joey Adams)



Seorang arkeolog merupakan suami yang terbaik yang bisa diperoleh wanita; makin tua si istri, makin besar minat suami terhadapnya. (Agatha Cristie)



Saya lebih suka lamunan untuk masa akan datang daripada sejarah masa lalu. (Thomas Jefferson 1743-1826)



Jangan memberi nasehat kalau tidak diminta. (Erasmus)



Manusia mudah dibohongi oleh orang yang dicintainya. (Molire)



Sebelum menulis, belajarlah berpikir dulu. (Boileau)



Orang yang berjiwa cukupan, merasa bisa menulis dengan hebat. Orang yang berjiwa besar merasa bisa menulis cukupan. (La Bruyère)



Kemenangan yang paling indah adalah bisa menaklukkan hati sendiri. (La Fontaine)



Tidak ada yang selembut dan sekeras hati. (G.C. Lichtenberg)



Lebih baik mengerti sedikit daripada salah mengerti. (A. France)



Orang memerlukan dua tahun untuk berbicara, tetapi limapuluh tahun untuk belajar tutup mulut. (Ernest Hemingway)



Penulis buku jarang intelektual. Intelektual ialah mereka yan berbicara tentang buku yang ditulis orang lain. (Françoise Sagan)

Selasa, 31 Juli 2012

kumpulan kata-kata ucapan lebaran terbaru

kata-kata ucapan lebaran terbaru







Puasa mengambil jarak dengan dunia

agar manusia tidak jadi budaknya

karena dunia adalah permainan

bermegah-megah dengan bangunan

berbangga-bangga dengan kekayaan

semua itu dapat melalaikan.

Padahal manusia hanyalah pengembara

saat mati hartanya tak akan dibawa

hanya amal-saleh yang ikut serta

Yang ada disisi manusia akan sirna

Yang ada di sisi Allah abadi selamanya.



Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini

Kemenangan akan kita gapai

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi

Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa

Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu

Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT

Kami sekeluarga menghaturkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H






Dunia lahir karena cinta,

cinta dari Yang Maha Esa.

ahai hati penuh cinta

jagalah api cinta dunia

dengan kata maaf sebagai perantara.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H,

Mohon Maaf Lahir Batin.



Terkadang lisan mengucap tak terjaga,

hati berprasangka tanda tak berkenan,

maaf jika tangan tak sempat berjabat,

setidaknya ada kata yang terucap,

Minal Aidzin Wal Faizin,

Mohon Maaf Lahir Batin.



manusia adalah makhluk yg bodoh

berulang kali mlakukan salah,

berulang kali meminta maaf

dan berulang kali pula manusia kembali berbuat salah

entah apa yg dipikirkan qta manusia

tapi untuk itu aq meminta maaf sebesar2nya,

smoga stiap langkah yg qta buat

membawa qta lebih dekat ke kedewasaan

met lebaran smua

mohon maaf lahir dan batin



Kedewasaan bukan berarti hidup tanpa kesalahan.

Kecerdasan bukan berarti hidup tanpa khilaf.

Dengan segala kerendahan hati

Ku tundukkan kepala tuk memohon maaf..

Minal aidin wal faidzin.



Fitrah sejati adalah mengakbarkan Allah…

dan Syariat-Nya di alam jiwa..

di dunia nyata, dalam segala gerak..

di sepanjang nafas dan langkah..

semoga seperti itulah diri kita di hari kemenangan ini..

Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin



K4sih, jG4nL4h KaMu B3rJalAn di DeP4nKu,

K4rNa aKu T4K KuaSa iKuTi L4nGkaHmU..

J4nGan PuL4 KaMu BeRJaL4n di BeL4KanGkU,

kU TaK PaNtaS MeNjadI PaNuTan-Mu,

TaPi…. MaRiLaH KiTa BeRJaLaN BeRiRiNgaN,

BerGandEnGan TanGaN-MenYoNgSonG HarI EsUk

PeNuH KaSih dAn RidHo ILLaHi….



Mungkin hari-hari yang lewat

telah menyisakan sebersit kenangan yang tak terlupa….

ada salah, ada khilaf, ada dosa yang mengikuti perjalanan hari – hari itu.

agar tak ada sesal, tak ada dendam, tak ada penyesalan ….

mari kita sama-sama sucikan hati,diri,dan jiwa kita.

Marhaban Yaa Ramadhan



Ya Allah……

Perkayalah Saudaraku ini dengan keilmuan

Hiasi hatinya dengan kesabaran

Muliakan wajahnya dengan ketaqwaan

Perindalah fisiknya dengan kesehatan

Serta terimalah amal ibadahnya dengan kelipat gandaan

Karena hanya Engkau Dzat penguasa sekalian alam

Marhaban Ya Ramadhan

Mohon maaf lahir dan bathin…..



Ijinkan saya bersajak

Untuk LISAN yang tak terJAGA

Untuk JANJI yang terABAIKAN

Untuk HATI yang berPRASANGKA

Untuk SIKAP yang meNYAKITKAN

Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI

Saya mengucapkan mohon MAAF LAHIR & BATHIN

Semoga ALLAH selalu membimbing kita Bersama di jalanNYA



Marhaban ya Ramadhan,

semoga bulan ini penuh BBM (Bulan Barokah dan Maghfirah)

mari kita PREMIUM (Pre Makan dan Minum)

serta SOLAR (Sholat Lebih Rajin ), dan

MINYAK TANAH (Meningkatkan Iman dan Banyak Tahan Nafsu Amarah)

serta PERTAMAX (Perangi Tabiat Maksiat)

Mohon Maaf Lahir dan Bathin



tiada gading yg tak RETAK

tiada tuyul yg tak BOTAK

tiada bisul yg tak BENGKAK

tiada luka yg tk KOYAK

minal KONIDIN wal BODREXSIN

mhn maaf salah KIRIM



Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin







Andai tangan tak kuasa menjabat

Setidaknya kata masih dapat terungkap

Setulus hati mengucapkan

Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir & batin



Ridho Allah dan berkahNya

Menyertai hambanya

Yang saling ucapkan maaf

Dan memberi maaf

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Maaf Lahir Bathin

Apapun makanannya

minumnya teh botol sosro

Kapan saja lebarannya

ucapannya minal aidin wal faidzin.

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Taqobalallahu minnaa wa minkum

Shiyamanaa wa shiyamakum

Minal ‘aidin wal faizin

Mohon maaf lahir dan batin




11 bln banyak kata sudah di ucapkan

dan dilontarkan tak semua menyejukan

11 bln banyak prilaku yang sudah dibuat

dan diciptakan tak semua menyenangkan

11 bln banyak keluhan, kebencian, kebohongan

menjadi bagian dari diri

Mari kita memaafkan, mohon maaf lahir dan batin



Sebelum takbir berkumandang

Sebelum ajal menjemput

Sebelum jaringan over load

Ijinkan kami memohon maaf lahir dan bathin




Harumnya aroma maaf mulai merebak,

menutup Ramadhan dengan indah,

menyambut datangnya hari suci yang penuh berkah.

Ya 4JJI Maafkan kami yang sering menyakiti saudara kami dengan dusta,

prasangka dan ingkar janji.

taqabbalallahu Minna Wa Minkum.



Mata kadang salah melihat

Mulut kadang salah mengucap

Hati kadang salah menduga

Dengan niat tulus suci dan Ikhlas

Mohon maaf lahir dan batin




Hatiku tak sebening XL ato secerah MENTARI,

banyak khilaf kubuat.

FREN kupinta SIMPATImu.

BEBASkan aku dengan maafmu,

supaya aku merASa lega. M3t lebaran,

mohon maaf lahir batin



Ramadhan membasuh hati yang berjelaga

Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya



Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga

Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.



sekian semoga bisa jadi inspirasi.

Sabtu, 21 Juli 2012

download mp3 ungu religi

download mp3 ungu religi

Free download ungu religi mp3, ungu religi mp3,download lagu ungu religi Ungu mp3







Ungu

Hidup Hanya Sementara





Mungkinkah kita hidup untuk selamanya

Mungkinkah kita mati membawa harta

Mungkinkah kita menjadi penghuni sorga

Ataukah kita kekal di dalam neraka



Hidup kita bukan akhir dari semua

Hidup kita bukanlah segalanya

Siapkah kita saat ajal menjemput kita

Siapkah kita menghadap kepadaNya



Bergegaslah siapkanlah semua

waktu kita tinggal sebentar saja

Bergegaslah perbanyak amal ibadah

Hidup di dunia ini hanya sementara



Ketahuilah... selama kita hidup di dunia

Kerjakan segala perintahNya, jauhi laranganNya



Pahamilah... malaikat tlah datang menjemput kita

Takkan ada lagi kesempatan untuk mengucap kata taubat









KOLEKSI mp3 ungu religi



Ungu Religi - Doa

DOWNLOAD



Ungu Religi - Hanya Kau

DOWNLOAD



Ungu Religi- Surga Hati

DOWNLOAD



Ungu Religi-Sesungguhnya

DOWNLOAD



Ungu Religi_ Syukur Alhamdullilah

DOWNLOAD





Kamis, 19 Juli 2012

gratis lirik dan mp3 sulis dzikir anak

gratis lirik dan mp3 sulis dzikir anak









siapa yang menciptakan adik yang lucu bagimu

siapa yang menciptakan kaka yang sayang padamu

siapa yang menciptakan dirimu

siapa yang menciptakan ayah dan ibumu



siapakah yang menciptakan langit dan bumi

siapakah yang menciptakan gunung tinggi

siapa yang menciptakan matahari

siapa yang menciptakan bulan dan bintang-bintangnya



subhanallah walhamdulillah, subhanallah walhamdulillah

Allah Maha Pencipta, Allah Maha Kuasa

Allah Maha Perkasa, Allah Maha Esa



siapa yang menciptakan bukit-bukit dan sungai (Allah)

siapa yang menciptakan lembah-lembah dan ngarai (Allah)

siapa yang menciptakan samudera (Allah)

siapa yang menciptakan gunung sahara



siapa yang mengajarkan awan-awan melayang

siapa yang mengajarkan turunnya hujan

siapa yang menciptakan pohon dan hutan

siapa yang menciptakan siang dan malam



subhanallah walhamdulillah, subhanallah walhamdulillah

Allah Maha Pengasih, Allah Maha Penyayang

Allah Maha Mulia, Allah Maha Esa



siapa yang mengajarkan bunga-bunga mengembang

siapa yang mengajarkan burung terbang

siapa yang mengajarkan ikan berenang

siapa yang menciptakan air kehidupan



subhanallah walhamdulillah, subhanallah walhamdulillah

Allah Maha Pencipta, Allah Maha Kuasa

Allah Maha Perkasa, Allah Maha Esa



alam semesta dan isinya dicipta untukmu

begitu besar rahmat kasih sayang Tuhanmu



(alam semesta dan isinya dicipta untukmu

begitu besar rahmat kasih sayang Tuhan)



alam semesta dan isinya dicipta untukmu

begitu besar rahmat kasih sayang Tuhanmu





download mp3 sulis dzikir anak di SINI

Minggu, 15 Juli 2012

kematian sang pecinta

kematian sang pecinta











Para pecinta,

yang dengan ikhlas

mati dari diri mereka sendiri

mereka bagaikan gula

di hadapan Sang Kekasih.



Pada Hari Perjanjian

mereka minum Air Kehidupan

sehingga matinya jiwa mereka

tak seperti kematian orang lain.




Karena mereka telah dibangkitkan dalam Cinta,

kematian mereka tak seperti

orang kebanyakan.



Dengan kelembutan-Nya

mereka telah melampaui tingkat para malaikat

sama sekali tak bisa kematian mereka

dibandingkan dengan orang kebanyakan.



Apakah kau sangka Singa mati bagai anjing,

jauh dari hadirat-Nya?



Ketika para pecinta mati di tengah Jalan,

Sang Raja Ruhaniah berlari menyambut.



Ketika mereka mati di kaki Sang Rembulan

mereka menyala bagaikan Matahari.



Jiwa para pecinta sejati itu bersatu

mereka mati dalam saling mencintai.



Derai embun Cinta membasuh jantung mereka,

mereka sampai pada kematian

dengan hati berdarah-darah.



Setiap mereka,

mutiara yatim tiada tara,

tidaklah mereka mati di sisi ayah-ibunya.



Para pecinta terbang menembus lelangit,

para pembangkang terpanggang dalam Api.



Para pecinta terpana menatap yang tak-terlihat,

selain mereka, semua mati dalam buta-tuli.



Sepanjang hidupnya, para pecinta ketakutan,

karenanya mereka berjaga menghidupkan malam

kini mereka mati tanpa takut atau bahaya.



Mereka yang disini memuja dunia,

hidup bagaikan ternak,

dan akan mati seperti keledai.



Mereka yang hari ini mendamba wajah-Nya,

akan mati berbahagia,

gembira dengan apa yang mereka lihat.



Sang Raja menempatkan mereka

di sisi Rahmat-Nya

mereka tak mati dengan hina.



Mereka yang meneladan kebajikan Muhammad,

akan mati bagai Abu Bakar atau Umar.



Jiwa-jiwa mereka sama sekali tak tersentuh

kematian ataupun kehancuran.



Bahkan kudendangkan ode ini

kepada mereka yang menyangka

jiwa-jiwa mereka telah mati.



by:jalaludin rumi

Senin, 09 Juli 2012

mengenal Filosofi Tokoh Semar

memahami Filosofi Tokoh Semar







Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual. Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.



Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya



Bebadra = Membangun sarana dari dasar



Naya = Nayaka = Utusan mangrasul



Artinya : Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia



Filosofi, Biologis Semar



Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tumggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta selakigus simbul keilmuaan yang netral namun simpatik”.



Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa. Rambut semar “kuncung” (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan.



Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi. Semar berjalan menghadap keatas maknanya : “dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat”.



Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : mengadakan keadilan dan kebenaran di bumi.



ciri ciri sosok semar adalah:



* Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua

* Semar tertawannya selalu diakhiri nada tangisan

* Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa

* Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok

* Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekwensi atas nasehatnya



Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu, Budha dan Islam di tanah Jawa.



Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual . Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.



Dari tokoh Semar wayang ini akan dapat dikupas ,dimengerti dan dihayati sampai dimana wujud religi yang telah dilahirkan oleh kebudayaan Jawa .



Gambar tokoh Semar nampaknya merupakan simbol pengertian atau konsepsi dari aspek sifat Ilahi, yang kalau dibaca bunyinya katanya ber bunyi:



Semar (pralambang ngelmu gaib) – kasampurnaning pati.

Gambar kaligrafi jawa tersebut bermakna :



Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika artinya “merdekanya jiwa dan sukma”, maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa. Manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa (ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu) artinya : “dalam menguji budi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkan hawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup”.



Filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka dalam lakon Semar Mbabar Jati Diri



Dalam Etika Jawa ( Sesuno, 1988 : 188 ) disebutkan bahwa Semar dalam pewayangan adalah punakawan ” Abdi ” Pamomong ” yang paling dicintai. Apabila muncul di depan layar, ia disambut oleh gelombang simpati para penonton. Seakan-akan para penonton merasa berada dibawah pengayomannya.



Simpati para penonton itu ada hubungannya dengan mitologi Jawa atau Nusantara yang menganggap bahwa Semar merupakan tokoh yang berasal dari Jawa atau Nusantara ( Hazeu dalam Mulyono 1978 : 25 ). Ia merupakan dewa asli Jawa yang paling berkuasa ( Brandon dalam Suseno, 1988 : 188 ). Meskipun berpenampilan sederhana, sebagai rakyat biasa, bahkan sebagai abdi, Semar adalah seorang dewa yang mengatasi semua dewa. Ia adalah dewa yang ngejawantah ” menjelma ” ( menjadi manusia ) yang kemudian menjadi pamong para Pandawa dan ksatria utama lainnya yang tidak terkalahkan.



Oleh karena para Pandawa merupakan nenek moyang raja-raja Jawa ( Poedjowijatno, 1975 : 49 ) Semar diyakini sebagai pamong dan danyang pulau Jawa dan seluruh dunia ( Geertz 1969 : 264 ). Ia merupakan pribadi yang bernilai paling bijaksana berkat sikap bathinnya dan bukan karena sikap lahir dan keterdidikannya ( Suseno 1988 : 190 ). Ia merupakan pamong yang sepi ing pamrih, rame ing ngawe ” sepi akan maksud, rajin dalam bekerja dan memayu hayuning bawana ” menjaga kedamaian dunia ( Mulyono, 1978 : 119 dan Suseno 1988 : 193 )



Dari segi etimologi, joinboll ( dalam Mulyono 1978 : 28 ) berpendapat bahwa Semar berasal dari sar yang berarti sinar ” cahaya “. jadi Semar berarti suatu yang memancarkan cahaya atau dewa cahaya, sehingga ia disebut juga Nurcahya atau Nurrasa ( Mulyono 1978 : 18 ) yang didalam dirinya terdapat atau bersemayam Nur Muhammad, Nur Illahi atau sifat Ilahiah. Semar yang memiliki rupa dan bentuk yang samar, tetapi mempunyai segala kelebihan yang telah disebutkan itu, merupakan simbol yang bersifat Ilahiah pula ( Mulyono 1978 : 118 – Suseno 1988 : 191 ). Sehubungan dengan itu, Prodjosoebroto ( 1969 : 31 ) berpendapat dan menggambarkan ( dalam bentuk kaligrafi ) bahwa jasat Semar penuh dengan kalimat Allah.



Sifat ilahiah itu ditunjukkan pula dengan sebutan badranaya yang berarti ” pimpinan rahmani ” yakni pimpinan yang penuh dengan belas kasih ( timoer, tt : 13 ). Semar juga dapat dijadikan simbol rasa eling ” rasa ingat ” ( timoer 1994 : 4 ), yakni ingat kepada Yang Maha Pencipta dan segala ciptaanNYA yang berupa alam semesta. Oleh karena itu sifat ilahiah itu pula, Semar dijadikan simbol aliran kebatinan Sapta Darma ( Mulyono 1978 : 35 )



Berkenaan dengan mitologi yang merekfleksikan segala kelebihan dan sifat ilahiah pada pribadi Semar, maka timbul gagasan agar dalam pementasan wayang disuguhkan lakon ” Semar Mbabar Jati Diri “. gagasan itu muncul dari presiden Suharto dihadapan para dalang yang sedang mengikuti Rapat Paripurna Pepadi di Jakarta pada tanggal, 20-23 Januari 1995. Tujuanya agar para dalang ikut berperan serta menyukseskan program pemerintah dalam pembangunan manusia seutuhnya, termasuk pembudayaan P4 ( Cermomanggolo 1995 : 5 ). Gagasan itu disambut para dalang dengan menggelar lakon tersebut. Para dalang yang pernah mementaskan lakon itu antara lain : Gitopurbacarita, Panut Darmaka, Anom Suroto, Subana, Cermomanggolo dan manteb Soedarsono ( Cermomanggolo 1995 : 5 – Arum 1995 : 10 ). Dikemukan oleh Arum ( 1995:10 ) bahwa dalam pementasan wayang kulit dengan lakon ” Semar Mbabar Jadi Diri ” diharapkan agar khalayak mampu memahami dan menghayati kawruh sangkan paraning dumadi ” ilmu asal dan tujuan hidup, yang digali dari falsafat aksara Jawa Ha-Na-Ca-Ra-Ka. Pemahaman dan penghayatan kawruh sangkan paraning dumadi yang bersumber filsafat aksara Jawa itu sejalan dengan pemikiran Soenarto Timoer ( 1994:4 ) bahwa filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka mengandung makna sebagai sumber daya yang dapat memberikan tuntunan dan menjadi panutan ke arah keselamatan hidup. Sumber daya itu dapat disimbolkan dengan Semar yang berpengawak sastra dentawyanjana. Bahkan jika mengacu pendapat Warsito ( dalam Ciptoprawiro 1991:46 ) bahwa aksara Jawa itu diciptakan Semar, maka tepatlah apabila pemahaman dan penghayatan kawruh sangkan paraning dumadi tersebut bersumberkan filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka.



KAKANG SEMAR LAN ANTAGA KAKI



WECAN TUNJUNG SETA



TUMEKA KAKI SEMAR



GINUBAH DENING : PANEMBAHAN PRAMANA SETA ING GIRIMAYA



dandang gulo



1.INGSUN MELING MRING SIRA KALIHNYA



KANG DADYA SESENGGEMANE



NGIRIDA GUNG LELEMBUT



BALA SILUMAN NUSA JAWI



KABYANTOKNA SANG NATA



H E R U C A K R A P R A B U



NATA TEDHAKING BARATA



WIJILIRA ING KETANGGA SONYARURI



SAJRONING ALAS PUDHAK



2.DUK TIMURNYA BABARAN SURANDHIL



INGKANG IBU TEDHAKING MATARAM



KANG RAMA TRAHING RASULE



G I N A I P M I Y O S I P U N



SANG TUNJUNG SETA JEJULUK NEKI



DUK SIH KINEKER MARANG HYANG



KESAMPAR KESANDUNG



JALMA SAMYA KATAMBUHAN



TAN WIKAN MRING PUDHAK SINUMPET SINANDI



DEWA MANGEJAWANTAH



Paradoks Semar Oleh JAKOB SUMARDJO



PARA pencinta wayang kulit Jawa tentu tak asing lagi dengan tokoh Semar. Setiap pertunjukan tokoh ini selalu hadir. Semar dan anak-anaknya selalu menjadi pelayan atau pembantu kesatria yang baik, umumnya Arjuna atau anak Arjuna, penengah Pandawa. Semar adalah sebuah filsafat, baik etik maupun politik. Di balik tokoh hamba para kesatria ini, terdapat pola pikir yang mendasarinya.



Tokoh Semar juga disebut Ismaya, yang berasal dari Manik dan Maya. Manik itu Batara Guru, Maya itu Semar. Batara Guru menguasai kahiyangan para dewa dan manusia, sedangkan Semar menguasai bumi dan manusia. Manik dan Maya lahir dari sebuah wujud sejenis telur yang muncul bersama suara genta di tengah-tengah kekosongan mutlak (suwung-awang-uwung).



Telur itu pecah menjadi kenyataan fenomena, yakni langit dan bumi (ruang, kulit telur), gelap dan terang (waktu, putih telur), dan pelaku di dalam ruang dan waktu (kuning telur menjadi Dewa Manik dan Dewa Maya). Begitulah kisah Kitab Kejadian masyarakat Jawa.



Kenyataannya, ruang-waktu-pelaku itu selalu bersifat dua dan kembar. Langit di atas, bumi di bawah. Malam yang gelap, dan siang yang terang. Manik yang tampan dan kuning kulitnya, Semar (Ismaya) yang jelek rupanya dan hitam kulitnya. Paradoks pelaku semesta itu dapat dikembangkan lebih jauh dalam rangkaian paradoks-paradoks yang rumit.



Batara Guru itu mahadewa di dunia atas, Semar mahadewa di dunia bawah. Batara Guru penguasa kosmos (keteraturan) Batara Semar penguasa keos. Batara Guru penuh etiket sopan santun tingkat tinggi, Batara Semar sepenuhnya urakan.



Batara Guru simbol dari para penguasa dan raja-raja, Semar adalah simbol rakyat paling jelata. Batara Guru biasanya digambarkan sering tidak dapat mengendalikan nafsu-nafsunya, Semar justru sering mengendaikan nafsu-nafsu majikannya dengan kebijaksanaan — kebijaksanaan. Batara Guru berbicara dalam bahasa prosa, Semar sering menggunakan bahasa wangsalan (sastra).



Batara Guru lebih banyak marah dan mengambil keputusan tergesa-gesa, sebaliknya Semar sering menangis menyaksikan penderitaan majikannya dan sesamanya serta penuh kesabaran.



Batara Guru ditakuti dan disegani para dewa dan raja-raja, Semar hanyalah pembantu rumah tangga para kesatria. Batara Guru selalu hidup di lingkungan yang “wangi”, sedang Semar suka kentut sembarangan. Batara Guru itu pemimpin, Semar itu rakyat jelata yang paling rendah.



Seabrek paradoks masih dapat ditemukan dalam kisah-kisah wayang kulit. Pelaku kembar semesta di awal penciptaan ini, Batara Guru dan Batara Semar, siapakah yang lebih utama atau lebih “tua”? Jawabannya terdapat dalam kitab Manik-Maya (abad ke-19).



Ketika Batara Semar protes kepada Sang Hyang Wisesa, mengapa ia diciptakan dalam wujud jelek, dan berkulit hitam legam bagai kain wedelan (biru-hitam), maka Sang Hyang Wisesa (Sang Hyang Tunggal?) menjawab, bahwa warna hitam itu bermakna tidak berubah dan abadi; hitam itu untuk menyamarkan yang sejatinya “ada” itu “tidak ada”, sedangkan yang “tidak ada” diterka “bukan”, yang “bukan” diterka “ya”.



Dengan demikian Batara Semar lebih “tua” dari adiknya Batara Guru. Semar itu “kakak” dan Batara Guru itu “adik”, suatu pasangan kembar yang paradoks pula.



Semar itu lambang gelap gulita, lambang misteri, ketidaktahuan mutlak, yang dalam beberapa ajaran mistik sering disebut-sebut sebagai ketidaktahuan kita mengenai Tuhan.



Mengingat genealogi Semar yang semacam itu dalam budaya Jawa, maka tidak mengherankan bahwa tokoh Semar selalu hadir dalam setiap lakon wayang, dan merupakan tokoh wayang yang amat dicintai para penggemarnya. Meskipun dia hamba, rakyat jelata, buruk rupa, miskin, hitam legam, namun di balik wujud lahir tersebut tersimpan sifat-sifat mulia, yakni mengayomi, memecahkan masalah-masalah rumit, sabar, bijaksana, penuh humor.



Kulitnya, luarnya, kasar, sedang dalamnya halus. ** DALAM ilmu politik, Semar adalah pengejawantahan dari ungkapan Jawa tentang kekuasaan, yakni “manunggaling kawula-Gusti” (kesatuan hamba-Raja). Seorang pemimpin seharusnya menganut filsafat Semar ini.



Seorang pemimpin sebesar bangsa Indonesia ini harus memadukan antara atas dan bawah, pemimpin dan yang dipimpin, yang diberi kekuasaan dan yang menjadi sasaran kekuasaan, kepentingan hukum negara dan kepentingan objek hukum.



Hukum-hukum negara yang baik dari atas, belum tentu berakibat baik, kalau yang dari atas itu tidak disinkronkan dengan kepentingan dan kondisi rakyat. Manunggaling kawula-Gusti. Pemimpin sejati bagi rakyat itu bukan Batara Guru, tetapi Semar. Pemimpin sejati itu sebuah paradoks.



Semar adalah kakak lebih tua dari Batara Guru yang terhormat dan penuh etiket kenegaraan-kahiyangan, tetapi ia menyatu dengan rakyat yang paling papa. Dengan para dewa, Semar tidak pernah berbahasa halus, tetapi kepada majikan yang diabdinya (rakyat) ia berbahasa halus.



Semar menghormati rakyat jelata lebih dari menghormati para dewa-dewa pemimpin itu. Semar tidak pernah mengentuti rakyat, tetapi kerjanya membuang kentut ke arah para dewa yang telah salah bekerja menjalankan kewajibannya. Semar itu hakikatnya di atas, tetapi eksistensinya di bawah.



Badan halusnya, karakternya, kualitasnya adalah tingkat tinggi, tetapi perwujudannya sangat merakyat. Semar gampang menangis melihat penderitaan manusia yang diabdinya, itulah sebabnya wayang Semar matanya selalu berair. Semar lebih mampu menangisi orang lain daripada menangisi dirinya sendiri. Pemimpin Semar sudah tidak peduli dan tidak memikirkan dirinya sendiri, tetapi hanya memikirkan penderitaan orang lain. Ego Semar itu telah lenyap, digantikan oleh “yang lain”.



Semar itu seharusnya penguasa dunia atas yang paling tinggi dalam fenomena, tetapi ia memilih berada di dunia bawah yang paling bawah. Karena penguasa tertinggi, ia menguasai segalanya. Namun, ia memilih tidak kaya. Semar dan anak-anaknya itu ikut menumpang makan dalang, sehingga kalau suguhan tuan rumah kurang enak karena ada yang basi, maka Semar mencegah anak-anaknya, yang melalui dalang, mencela suguhan tuan rumah. Makanan apa pun yang datang padanya harus disyukuri sebagai anugerah. Batara Semar, di tanah Sunda, dikenal dalam wujud Batara Lengser.



Lengser, longsor, lingsir, selalu berkonotasi “turun”. Semar itu adalah pemimpin tertinggi yang turun ke lapis paling bawah. Seorang pemimpin tidak melihat yang dipimpinnya dari atas singgasananya yang terisolasi, tetapi melihat dari arah rakyat yang dipimpinnya. Seorang pemimin tidak menangisi dirinya yang dihujat rakyat, tetapi menangisi rakyat yang dihujat bawahan bawahannya. Seorang pemimpin tidak marah dimarahi rakyatnya, tetapi memarahi dirinya akibat dimarahi rakyat.



Pemimpin sejati itu, menurut filsafat Semar, adalah sebuah paradoks. Seorang pemimpin itu majikan sekaligus pelayan, kaya tetapi tidak terikat kekayaannya, tegas dalam keadilan untuk memutuskan mana yang benar dan mana yang salah namun tetap berkasih sayang. Filsafat paradoks kepemimpinan ini sebenarnya bersumber dari kitab Hastabrata atau Delapan Ajaran Dewa.



Dewa Kekayaan berseberangan dengan Desa Kedermawanan, yang bermakna seorang pemimpin harus mengusahakan dirinya (dulu, sebagai raja) agar kaya raya, tetapi kekayaan itu bukan buat dirinya, tetapi buat rakyat yang dipimpinnya. Pemimpin Indonesia sekarang ini selayaknya seorang enterpreneur juga, yang lihai menggali kekayaan buat negara. Dewa Keadilan berseberangan dengan watak Dewa Kasih Sayang.



Seorang pemimpin harus membela kebenaran, keadilan, tetapi juga mempertimbangkan rasa keadilannya dengan kasih sayang untuk memelihara kehidupan.



Dewa Api (keberanian) itu berseberangan dengan Dewa Laut (air), yakni keberaniannya bertindak melindungi rakyatnya didasari oleh pertimbangan perhitungan dan kebijaksanaan yang dingin-rasional. Dewa Maut berseberangan dengan watak Dewa Angin.



Menumpas kejahatan dalam negara itu harus dipadukan dengan ketelitiannya dalam mengumpulkan detail-detail data, bagai angin yang mampu memasuki ruang mana pun.



Ajaran tua tentang kekuasaan politik bersumber dari Hastabrata tersebut, dan dimitoskan dalam diri Semar yang paradoks itu. Etika kekuasaan itu ada dalam diri tokoh Semar. Ia Dewa Tua tetapi menjadi hamba.



Ia berkuasa tetapi melayani. Ia kasar di kalangan atas, tetapi ia halus di kalangan bawah. Ia kaya raya penguasa semesta, tetapi memilih memakan nasi sisa. Ia marah kalau kalangan atas bertindak tidak adil, ia menyindir dalam bahasa metafora apabila yang dilayaninya berbuat salah. Bentuk badan Semar juga paradoks, seperti perempuan tetapi juga mirip lelaki, kombinasi ketegasan dan kelembutan



3.WUS PINASTI KANG MURBENG DUMADI



SANG TUNJUNG SETA KINARYA DHUTA



JUMENENG PARANPARANE



N G A D I L I N U S A N I P U N



NGASTHA DARMANING UMUM’



KALIS ING MAYANE NDOYA



WUS WINELEG MUKTI WIBAWANING DIRI



ING KETANGGA SILUMAN



4.SATRU MUNGSUH SAMYA HANGEMASI



TUMPES TAPIS KATAMAN PRABAWA



KASEKTEN SABDA CIPTANE



NGGEGIRISI BALANIPUN



WUJUD KALABANG KALAJENGKING



S I R U L L A H A J I N I P U N



P R A J U R I T L E L E M B U T



IKU KANG WEKAS INGWANG



SIRA NDEREK ANGEMONG ING TEMBE WURI



SANG NATA BINATHARA



5.WONG CILIK SAMYA SUKA ING ATI



GUMUYU MURAH SANDHANG LAN TEDHA



GUYUB RUKUN SESAMANE



SAMYA MADHEP SUMUJUD



NGARSENG HYANG WIDHI LAN NJENG GHUSTI



W E D I W E W A L A T I R A



WINGITING SANG RATU



MANANGKA JAMAN KENCANA



KAKANG SEMAR GYA TINDAKNA WELING MAMI



NGIRIDTA GUNG LELEMBUT



6.MANANGKA WELINGE SANG AJI



SRI JAYABAYA NATA BINATHARA



MRING SANG PAMONG KALIHE



KAKANG SEMAR UMATUR



PUKULUN JAYABAYA AJI



PUN KAKANG WUS ANAMPA



KABEH SABDANIPUN



DADYA PASEKSENING JANGKA



MANGEJA WANTAHIRA PADUKA AJI



SANG NATA BINATHAR



7.JUMENENGIRA GUSTHI PRIBADI



LAMUN JANGKANING NUSA TUMEKA



NORA ENDHAS LAN BUNTUTE



PUN KAKANG WUS SUMAGGUH



NGEMONG SANG TUNJUNG SETA AJI



LAN NGIRID BYANTOKNA



S A G U N G I N G L E L E M B U T



SINEGEG WAWAN SABDANYA



SRI JAYABAYA LAN PAMONGNYA KEKALIH



MECA JANGKANING NUSA



sumber:samudra hening